TRIBUN-VIDEO.COM - Tanaman dari Kalimantan bernama Bajakah viral seusai siswa SMAN 2 Palangkaraya membuktikan secara ilmiah bahwa akar tanaman tersebut bisa menjadi obat kanker. Susai viral, tanaman Bajakah kini marak dijual di toko online.
Tak tanggung-tanggung, para penjual mematok harga yang tergolong cukup fantastis untuk sebatang kecil kayu Bajakah.
Berdasarkan pantauan dari Tribunnews, para penjual ada yang mematok harga sebatang kayu bajakah senilai Rp50.000 saja.
Namun, banyak juga penjual yang mematok harganya mulai dari Rp200.000 hingga jutaan rupiah.
Cukup dengan menuliskan 'Kayu Bajakah' di kolom pencarian toko online, publik bisa melihat beragam toko dan harga yang tertera untuk sebatang tanaman Bajakah.
Seusai viralnya tanaman Bajakah sebagai obat kanker, banyak penjual yang menuliskan sebuah artikel yang berisi khasiat dari tanaman Bajakah.
Penjual bahkan meyakinkan bahwa tanaman Bajakah yang dijualnya asli dan fresh sehingga kadar anti kankernya masih terjaga.
Bahkan ada pula penjual yang menjual batang atau akar Bajakah dalam kondisi kering dan tinggal direbus jika ingin mengonsumsinya.
Namun, tanaman Bajakah sendiri menurut Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Prof Dr dr Aru Sudoyo meminta masyarakat untuk tidak berlebihan derharap dengan tanaman Bajakah.
Menurut penuturannya, Bajakah sendiri harus melewati uji coba dengan berbagai tahapan.
Prof Aru menjelaskan, butuh proses panjang untuk memastikan secara benar manfaat Bajakah terhadap pengobatan kanker pada manusia.
Uji coba awal pada tikus putih yang dilakukan tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya bisa dilanjutkan.
Menurut Prof Aru, uji coba pada ramuan Bajakah yang berhasil pada tikus belum tentu pula berhasil jika diuji coba ke manusia.
Prof Aru mengimbau, masyarakat yang menderita kanker untuk tetap mengimbanginya dengan obat konvensional danmenjadikan Bajakah sebagai suplemen saja.
(Tribun-Video.com)
0 Comments